jump to navigation

Khutbah Jum’at 17 April 2009 Kedudukan Perempuan dalam Pandangan Islam April 17, 2009

Posted by darunnajah in Khutbah Jum'at.
Tags: , , ,
trackback

Khutbah Jum’at di Masjid Darunnajah STAIN Purwokerto pada Jum’at, 17 April 2009 diisi oleh beliau Bapak Supani, M.A, dosen Jurusan Syari’ah yang sekaligus sebagai Dewan Penasehat Ta’mir. Dalam khutbahnya beliau mengajak agar selalu untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT dengan sebenar-benar taqwa serta selalu menyandarkan segala sesuatunya hanya kepada Allah SWT. Tema khutbah yang beliau bawakan adalah Persamaan Kedudukan Perempuan dan Laki-laki dalam Islam.
Ajaran yang prinsip dalam Islam adalah adanya persamaan kedudukan diantara sesama manusia baik laki-laki dengan perempuan maupun antar bangsa dan keturunan. Salah satu pahlawan Indonesia yang berjuang untuk mewujudkan adanya persamaan kedudukan antara laki-laki dengan perempuan adalah R.A. Kartini yang Insya Allah pada tanggal 21 April kita akan memperingatinya. Kartini adalah sosok tauladan bagi perempuan Indonesia yang gigih dalam memperjuangkan hak-hak perempuan agar memperoleh kedudukan yang sama dengan kaum laki-laki dalam konteks peran sosialnya. Semisal bahwa perempuan juga mampu untuk menjadi pemimpin seperti pemimpin perusahaan, pemimpin partai, pemimpin daerah sampai pada pemimpin negara dimana yang menjadi ukurannya adalah kualitas pengabdian mereka.
Ada beberapa pandangan yang beredar di masyarakat tentang kedudukan perempuan dan laki-laki seperti adakah perbedaan antara asal kejadian laki-laki dan perempuan, benarkah yang digoda dan diperalat oleh syetan hanyalah perempuan, dan benarkah perempuan yang menjadi sebab terusirnya Adam dan Hawa dari syurga.
Tentang asal kejadian perempuan, Al-Qur’an secara tegas menyatakan bahwa “laki-laki dan perempuan berasal dari satu jenis yang sama dan keduanya secara bersama-sama Tuhan membahagiakan keturunanya baik dari laki-laki maupun dari perempuan”. Dalam Qur’an Surat An-Nisa ayat 1 Allah berfirman’ “ Hai sekalian manusia bertaqwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari jenis yang sama yang dan darinya Allah menciptakan pasangannya dan dari keduanya Allah membahagiakan laki-laki dan perempuan.
Ada sebuah hadist Bukhari Muslim yang menyatakan bahwa, saling berbuat baiklah kepada perempuan karena mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Namun tidak jarang hadist ini dipahami bahwa perempuan diciptakan dari tulang rusuk Adam, yang kemudian memunculkan kesan adanya kerendahan martabat perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Padahal “tulang rusuk yang bengkok” itu mengandung banyak pengertian (majasi/kiasan) yang salah satunya memperingatkan kepada laki-laki agar bijaksana dalam menghadapi perempuan. Karena sifat dan karakter perempuan yang memiliki kecenderungan yang tidak sama dengan laki-laki, yang mana bila disadari akan mengakibatkan salah dalam bertindak.
Pada akhir khutbahnya beliau menegaskan bahwa perempuan memiliki kedudukan yang mulia dan terhormat dalam agama Islam asalkan ditempatkan sesuai dengan kodratnya.

Komentar»

1. murtadho (Mantan Pengurus takmir) - April 23, 2009

bagus …dalam menyampaikan khutbahnya begitu kharismatik

darunnajah - April 24, 2009

Terimakasih atas kunjungannya, kapan nih main ke asrama Ta’mir lagi.

2. sie fakir - April 26, 2009

askum pak adi…..hehehe….saya acungkan jempol untuk abah misbah, khutbahnya menyentuh kolbu, tapi saya ada pertanyaan besar untuk abah misbah. pertanyaannya adalah; sebagai berikut;
mengapa harus kartini?
sebenarnya, kepopuleran kartini tidak lepas dari buku yang memuat surat-surat kartini kepada sahabat-sahabat di eropa, door duisternis tot licht, yang oleh armijn di terjemahkan habis gelap terbitlah terang yang kartini sendiri mengadopsi dari Al-Qur’an 2:257. yang mana buku itu diterbitkan semasa era politik etis oleh mentri pengajaran, mentrinya bernama Mr. J.H Abendanon tahun 1911. buku ini dianggap sebagai grand idea yang layak menempatkan kartini sebagai orang yang sangat berfikiran maju pada zamannya. kata mereka pada, saat itu, tidak ada perempuan yang berfikiran sekeritis dan semaju itu.
teryata bukti pengklaim-an semacam itu tidaklah tepat. ada banyak perempuan yang hidup sezamannya yang berfikiran sangat maju, seperti dewi sartika dan rohana kudus, justru mereka lebih dasyat dari pada kartini, apa-apa yang dilakukan mereka berdua tak hanya sebatas wacana akan tetapi sumbangsih mereka dalam dunia perempuan maupun pendidikan justru lebih wach……yang lalu tak akan kembali tapi hari esok telah menanti jangan sampai kerusakan bangsa ini terjadi kembali karena kemerdekaan ini tidaklah murni direnggut oleh warga indonesia melainkan kaki tangan kaki tangan yang gila akan tahta, dan saya bukan siapa-siapa tetap jaya indonesia dan darunnajah…………

darunnajah - April 27, 2009

Wa’alaikumusalam, matur nuwun banget atas masukan-masukan saudara, memang benar apa yang saudara sampaikan, bahwa pahlawan wanita indonesia yang memiliki ide, pemikiran dan tindakan dalam rangka memajukan khususnya kaum wanita dan bangsa Indonesia bukan hanya Kartini, seperti yang sudah saudara paparkan. Matur nuwun sekali lagi. Semoga harapan saudara dan harapan kita semua agar bangsa dan negara ini bisa lebih maju dan bisa memakmurkan rakyatnya, bukan cuman memakmurkan segelintir golongan.

3. sie fakir - April 27, 2009

untuk darunnajah tercinta
bagai mana manegement darunnajah nich salah tuhan atau salah manusia……….
masa mau ibadah kaya di padang pasir sichhh ga da air buat wudlu
saya do’akan apa yang menjadi tanggung jawab para penguruzzzzzzz semoga amalnya diterima disisi Allah swt.
maturnuwun pak adi makan dulu tar sakit perut lho……

darunnajah - Mei 1, 2009

Iya makasih banget atas sarannya. memang air jadi kendala utama kita terutama untuk hari Jum’at dan Sabtu. Kita coba cari solusinya dengan memasang selang air dari ta’mir ke tempat wudlu putri. Mudah-mudahan secepatnya bisa juga kita pasang slang ke tempat wudhu putra. Matur nuwun semoga nggak kayak di padang pasir lagi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: